smart-business-map

Smart Business Map (SBM) – Langkah Menjadi Pengusaha Profesional

Apa itu Smart Business Map (SBM) ?

sbm-board

Smart Business Map (SBM) merupakan alat untuk mendiagnosa kesehatan sebuah bisnis. Mengetahui kelemahan pada bisnis, sehingga dapat menguatkan dan melakukan perbaikan-perbaikan pada bisnis yang sedang Anda jalankan. Ibarat seorang dokter dengan menggunakan model SBM ini Anda dapat melakukan diagnosa terhadap bisnis yang Anda jalankan. SBM adalah proses bisnis untuk membangun dan mengembangkan bisnis.

Model Smart Business Map (SBM) di bagi menjadi 3 kelompok, yaitu Playing Field, Market Landscape dan Operational Profitability.

Model SBM ini dapat diterapkan baik di perusahaan besar maupun membantu para wirausaha yang masih kelas UMKM. Pada business yang masih “baru” biasanya persoalan yang paling sering di dapatkan adalah masalah yang ada di faktor “Playing Field”. Untuk usaha yang sudah mulai jalan dan mulai akselerasi dan berkembang biasanya persoalan yang sering kami temui adalah di Faktor “Market Landscape”. Sedang perusahan besar dan sudah lama, banyak sekali persoalannya di bagian Operational Profitability.

Model Smart Business Map (SBM) di dalamnya terdapat 12 pertanyaan mendasar yang menjadi dasar diagnosa. Caranya adalah dengan membuat sebuat potret (snapshot) dari usaha Anda dengan menjawab 12 pertanyaan dasar dalam SBM.

PLAYING FIELD

1. What is the problem your business is trying to solve?

SBM-Problem

Disini kita mencoba mencari inti dari business tersebut dan melihat sebetulnya apakah mereka memberikan solusi terhadap persoalan konsumen mereka? Karena pada dasarnya “Needs” dari konsumen hanya akan tercipta (ada) kalau ada persoalan yang ingin mereka selesaikan. Contoh sederhana adalah persoalan “lapar” yang ada di konsumen maka akan timbul business “makanan”.

Pada point ini kita mencoba untuk memetakan permasalahan (problem mapping), sehingga kita menemukan permasalahan mendasar dari solusi bisnis yang kita berikan. Contoh pada perusahaan Fedex problem yang mau diselesaikan Fedex adalah kebutuhan orang yang mau kirim barang ke luar negeri dalam semalam.

 

“customer don’t care about your solution. They care about their problem”

-Dave McClure-

 

2. Who has the problem?

riset customer

Ini berkaitan dengan pertanyaan no 1. Karena kita harus jelas tahu siapa sebenarnya yang punya problem tersebut. Kalau dalam bahasa teorinya mungkin disini kita mencoba melihat “Target Market” atau “market segment” yang ingin kita berikan solusi dengan business kita. Segmen pasar atau market segments adalah kelompok orang atau kelompok organisasi yang memiliki kesamaan karakteristik sehingga mereka juga memiliki kebutuhan produk dan jasa yang sama.

Market segment dari problem yang ingin kita ambil solusinya terdiri dari:

a. Demographic

Dalam segmentasi demografi, pasar dibagi menjadi grup-grup dengan dasar pembagian seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendekatan, tingkat pendidikan, dan agama. Setidaknya ada lima alasan mengapa pendekatan demografi ini hampir selalu disertakan, antara lain adalah informasi demografi adalah informasi yang mudah dijangkau dan relatif lebih murah untuk mengidentifikasikan target market, informasi demografi memberikan insight tentang trend yang sedang terjadi, meski tidak dapat untuk meramalkan perilaku konsumen, demografi dapat dilihat untuk melihat perubahan permintaan aneka produk dan yang terakhir demografi dapat digunakan untuk mengevaluasi kampanye-kampanye pemasaran.

Demografi meliputi Gender atau jenis kelamin dari target market, usia, kelas ekonomi, dan pekerjaan.

b. Geographic

Segmentasi geografi akan membagi pasar ke dalam beberapa bagian geografi yang berbeda-beda seperti negara, negara bagian, wilayah, kota, dan desa. Perusahaan akan beroperasi pada satu atau beberapa area geografi yang dipandang potensial dan menguntungkan.

c. Behavior

Segmentasi ini mengelompokkan pembeli berdasarkan pengetahuan, sikap, tingkat penggunaan atas sebuha produk atau jasa, serta manfaat yang dicari oleh konsumen dalam membeli sebuah produk atau jasa.

d. Psycographic

Konsumen dapat dibagi menurut demografi tetapi seringkali ini tidaklah cukup. Perusahaan ingin tahu lebih jauh apa sebenarnya yang membuat orang-orang yang memiliki usia, penghasilan, pendapatan dan pendidikan yang sama berbeda dalam merespon suatu stimuli pemasaran. Dalam segmentasi psikografis, perilaku konsumen diobservasi melalui gaya hidup (lifestyle), nilai-nilai kehidupan yang dianut (value) dan kepribadian (personality).

Point mendasar pada bagian ini adalah kita dituntut dapat mengetahui customer kita. Ada 10 hal yang kamu harus ketahui tentang custumer/target market kita:

  1. Siapa target kita (Who they are)
  2. What they do (apa yang mereka kerjakan)
  3. Mengapa mereka membeli produk kita (Why they buy)
  4. Kapan mereka akan membeli produk kita (When they buy)
  5. Bagaimana mereka membelinya (How they buy)
  6. Berapa banyak uang yang mereka miliki (How much money they have)
  7. Apa hal yang membuat mereka merasa nyaman membeli produk (What makes them feel good about buying)
  8. Apa yang menjadi espektasi mereka terhadap Anda (What they expect of you)
  9. Apa yang mereka pikirkan tentang Anda (What they think about you)
  10. Apa yang mereka pikirkan tentang kompetitor Anda (What they think about your competitor)

 

3. What is the solution?

SBM - Solution - Solusi

Banyak para pengusaha yang mulai business nya dengan membuat produk atau jasa, kemudian baru mencari pasarnya. Dalam kaitannya ini, kita melihat dulu problem dan keperluan dari target market kita, baru di coba memberikan solusinya.

yang menjadi point penting adalah kita menjual solusi dari permasalahan/problem yang dihadapi konsumen bukan produk.

 

4. How Big is the Market?

market share

Kalau pertanyaan 1-3 sudah bisa dilihat maka saya biasanya akan melihat seberapa besar pasar dari business tersebut, dengan solusi yang di berikan untuk target market yang sudah di identifikasi. Buat apa business yang potensi marketnya kecil dan tidak punya kemungkinan untuk berkembang di masa yanaga kan datang?

Untuk mengetahui seberapa besar market kita, kita akan menggunakan dua teknik yaitu actual data dan extrapolasi.

Actual data adalah teknik mengumpulkan informasi berdasarkan data yang tersedia sekarang. Yang termasuk dalam aktual data adalah:

  • Consumption per capita

Yaitu jumlah konsumsi setiap orang atas produk tertentu dalam waktu satu tahun

  • Market size

Adalah nilai penjualan produk sejenis dalam periode satu tahun

  • Market share

Adalah data mengenai nama-nama brand yang berkompetisi di kategori yang sama

 

Ekstrapolasi adalah suatu teknik peramalan dengan memproyeksikan kecenderungan-kecenderungan masa lalu ke masa depan. Dengan kata lain pengertian ekstrapolasi berhubungan dengan tingkat dan jenis perubahan yang terjadi di masa lalu digunakan sebagai bahan untuk meramalkan perubahan perubahan yang diperkirakan akan terjadi di masa yang akan datang.

Contoh extrapolasi data: “kota jatinangor terdapat 50.000 mahasiswa atif. Jika dalam sehari satu orang mahasiswa menghabiskan Rp. 25.000 untuk berbelanja di rumah makan, maka market size bisnis rumah makan di jatinangor Rp. 400 miliar per tahun”

5. What Factors will impact the business?

SBM - Impact

Pertanyaan no 5 ini yang termasuk paling sering di abaikan oleh pengusaha, apa lagi usaha yang masih kecil. Padahal ada banyak faktor yang mungkin sulit anda kontrol (external factor) yang sangat mempengaruhi business anda. Apa saja yang penting kita pantau dan kelola? Ada faktor Pemerintah dengan kebijakan dan regulasi, faktor kompetitor/pesaing , faktor Tokoh masyarakat/LSM, Supplier , Teknologi yang berubah dan perubahan perilaku konsumen.
Faktor-faktor ini harus kita jaga dan pantau karena semuanya ini bisa memberikan dampak yang negatif dan juga bisa menjadi positif terhadap business kita.

 

MARKET LANDSCAPE

6. Why do people choose you?

SBM - Choose

Ini adalah pertanyaan yang mencoba melihat apa yang menjadi alasan konsumen untuk memelih produk atau jasa anda? Apa bedanya dengan yang lain? Nilai apa yang di berikan ke konsumen sehingga mereka menjadi tertarik? Penetapan harga anda bagaimana?

Disini anda harus mengetahui bagaimana kompetitor bisnis anda. Cobalah breakdown kompetior anda berdasarkan kategori bisnisnya.

Lalu apakah yang dapat membuat konsumen memilih anda? Yaitu adalah produk/jasa yang berbeda dari kebanyakan pasar. Apabila Anda memilih untuk berbisnis dengan bisnis yang sama dengan kompetitor anda, artinya anda sedang menambah persaingan. Maka cobalah untuk mencari keunikan dari bisnis anda, atau dalam bahasa lain kita kenal dengan Unique Selling Proposition (USP), dengan demikian Anda tidak sedang mencari pesaing tetapi menciptakan pasar Anda sendiri. Contoh jika Anda ingin membeli motor dengan kriteria irit motor apakah ya g akan Anda beli ? biasanya orang akan memilih motor Honda bukan?

 

Untuk lebih jelasanya tentang USP anda bisa mempelajarinya dengan klik link berikut

 

7. How do you sell your products?

SBM - menjual produk

Konsumen sekarang, dengan banyak pilihan produk dan jasa, secara umum akan lebih memilih produk yang memang memberikan solusi untuk mereka dan mudah untuk mendapatkannya. Bagaimana caranya selama ini kita memasarkan produk kita. Sistem distribusi kita bagaimana? Apakah offline saja atau ada juga online distribution? Apakah kita memakai mediator atau melakukan direct selling? Business model anda juga menentukan sukses atau tidaknya usaha anda.

Berikut adalah tahapan orang sebelum membeli produk Anda

tahapan membeli produk

Lalu bagaimana cara untuk membuat orang sampai membeli produk Anda?

  • Anda harus memulai untuk melakukan campain produk Anda. Tujuannya adalah supaya pasar sadar dan tahu produk Anda
  • Lakukan promosi, gunakan media yang ada untuk membantu promosi produk Anda. Ada banyak sekali sosial media yang dapat kita manfaatkan untuk melakukan promosi. Beberapa sosial media yang dapat Anda gunakan misalnya adalah facebook dengan memanfaatkan facebook ads, email marketing, line, BBM, Instagram, maupun melalui market place yang tersedia seperti buka lapak, tokopedia, lazada, dll.
  • Bangun jaringan distribusi baik jaringan offline maupun online. Jaringan offline anda dapat bekerjasama dengan distributor, toko. Sedangan untuk jaringan online anda dapat memanfaatkan market place atau sosial media.

 

8. How do you keep your customer?

Smart business map - costumer

Business yang mempunyai customer yang loyal biasanya akan lebih lama bertahan dan maju. Konsumen yang sudah mencoba produk anda dan tanpa adanya cara untuk tetap melakukan “engagement” dengan mereka maka bisa jadi mereka akan berpindah ke hati yang lain. Karena kompetitor tidak akan diam saja.

Costumer management system

costumer management system

OPERATIONAL PROFITABILITY

9. How do you increase your revenue?

Smart business map menaikan penghasilan

Business tanpa cash flow akan mati. Cash flow yang baik hanya di dapat kalau ada penghasilan/revenue. Jadi melihat dari mana saja Revenue sebuah usaha akan sangat penting. Apakah revenue mereka tergantung kepada satu atau dua produk saja? Apakah ada income lain yang bisa memberikan tambahan? Bagaimana selama ini pertumbahan pendapatan mereka? Apakah dari penambahan konsumen saja atau ada juga dari penambahan pembelian dari setiap konsumen yang sudah ada? Banyak faktor lainnya yang harus kita lihat.

Ada tiga faktor yang yang dapat Anda formulasikan untuk meningkatkan revenue.

  • Pertama Price (harga), Anda dapat meningkatkan revenue dengan menaikkan harga jual dari produk yang Anda miliki. Akan tetapi hal ini dapat berimbas kepada konsumen Anda, maka perhitungkan dengan tepat harga yang Anda tetapkan.
  • Kedua Volume (jumlah), Anda dapat meningkatkan revenue dengan meningkatkan volume penjualan.
  • Ketiga New Product (produk baru), Anda dapat menciptakan produk baru untuk meningkatkan revenue.

10. How do you manage your cost?

Smart business map - manage cost

Cost atau Biaya adalah semua sumber daya yang harus dikorbankan untuk mencapai tujuan spesifik atau untuk mendapat sesuatu sebagai gantinya.

Pentingnya Project Cost Manajemen, Informasi manajemen biaya merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengelola secara efektif perusahaan atau organisasi non laba. Informasi keuangan saja dapat mengakibatkan misleading karena infomasi tersebut cenderung berfokus pada jangka pendek.

Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini maka perhatian kita terhadap pengelolaan biaya sangat penting. Karena secara sederhana keuntungan hanya dapat kalau Pendapatan lebih besar dari biaya? Kalau kita tidak bisa naikan pendapatan, logikanya kontrol biaya? Cek satu persatu item biaya yang paling besar. Biasanya ada di biaya HPP dan Overhead cost. Kalau anda investasi terlalu agresif maka resiko dalam cash flow dan sekaligus kenaikan biaya.

 

11. What is your Core Resources?

smart business map - sumber daya

Setiap business pasti mempunyai “Core resources” yang harus di kelola dengan baik. Karena “Core resources” ini kalau tidak ada, maka perusahaan akan mati. Perusahaan konsultan dan jasa biasanya “core resources” mereka adalah SDM mereka. Perusahan Kopi Kapal Api “core resources” mereka adalah Kopi.

 

12. How do you develop your team?

Smart business map

Saya adalah orang yang paling ngotot mencoba melihat masalah SDM dan team manajemen sebuah business. Karena ujung-ujungnya, saya selalu mengatakan “we are in people business”. Tanpa SDM yang berkwalitas baik, punya budaya yang baik niscaya sebuah usaha akan mengalami kesulitan. Dana bisa di cari, teknologi dan mesin bisa di beli. Namun mengembangkan SDM akan membutuhkan waktu.

 

Melihat 3 Faktor utama Playing Field, Market Landscape, Operational Profitability dengan 12 pertanyaan dasar, maka biasanya kita akan mendapatkan semacam Snapshot (Foto) dari kesehatan sebuah usaha. Dari sini kalau kita ingin melihat lebih dalam dengan data dan fakta yang ada akan lebih baik. Minimal dengan ini kita sudah mendapatkan titik fokus persoalan maupun area yang perlu di perbaiki.

 

Sumber:

Budi Isman
CEO Mikroinvestindo/Founder Smartplus Accelerator
Founder OIM proindonesia

(Ctr)

 

About the author: ppti

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.