berani menjadi wirausaha

MENJADI WIRAUSAHA, SIAPA TAKUT!

Salah satu indikator Negara maju adalah memiliki jumlah wirausahawan sejumlah 2% dari total seluruh penduduk Negara tersebut. Jumlah penduduk Negara Indonesia per 30 juni 2016 adalah 257.912.349 jiwa, jika mengacu pada angka tersebut berarti Negara Indonesia harus memiliki 5.138.247 orang wirausahawan. Meskipun sudah banyak masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai enterprenuer, akan tetapi kebanyakan masih pada sektor mikro.

Kebanyakan orang masih mempunyai impian untuk berkarier menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bekerja di perusahaan besar. Orang-orang berbondong-bondong mencari pekerjaan, sampai harus mengantri panjang menunggu gilirannya untuk mendaftar. Menyelesaikan studi mulai lulusan SLTA, S1, bahkan sampai S3 berharap akan mendapatkan pekerjaan yang layak. Akhirnya daftar tunggu pencari pekerjaan semakin lama semakin banyak. Artinya, peluang menganggur akan semakin besar. Hal ini di perparah ketika kita bekerja untuk orang asing / bekerja di perusahaan asing. Orang yang sudah mapan karirnya pun, tidak selalu mapan kelangsungannya. Ada banyak perusahaan-perusahaan besar (seperti Nokia, Sony, Kodak, dll) sekelas merekapun limbung atau bahkan sampai gulung tikar, melakukan pemangkasan besar-besaran jumlah karyawannya, bahkan sampai di PHK. Berarti menjadi pegawai pun belum bisa santai dengan kemapanannya sekarang. Jika sudah terlanjur di PHK terus mau ngapain? Cari kerja lagi? Iya kalo umurnya masih relevan?…

Mind set ini harusnya kita rubah mulai dari sekarang, bukan lagi mencari pekerja, melainkan membuat lapangan pekerjaan baru. Membuat lapangan pekerjaan baru memang butuh mental yang tinggi, kebanyakan orang masih mengganggap horror  atau semacam ketakutan untuk memulainya. Butuh mental …! Iya.. karena harus siap untung dan siap rugi. Jika berhasil untung banyak, jika tidak berhasil maka rugi. Butuh kesiapan yang ekstra untuk memulainya, waktu yang panjang, serta strategi yang brilliant. Wirausaha menjanjikan hasil yang tak terbatas, artinya hasil tergantung seberapa keras dan cerdas usaha kita. Kuncinya Cuma pada ketekunan dan kesabaran. Jatuh bangun dalam usaha adalah sebagai ujian pantang menyerah. Maka jangan takut menjadi pengusaha, karena sejarah mencatat bahwasanya pengusaha besar lahir perubahan kecil. Berangkat dari nol bahkan dimulai dari minus, berkat kesabaran dan ketekunan sekarang bisa memanen hasilnya.

Memang sebagian orang menganggap bahwasanya wirausaha menjajikan kebebasan, kualitas yang lebih baik, dan kehidupan tanpa kenal pension, itu benar semua. Akan tetapi dari semuanya itu yang paling penting adalah bagaimana usaha yang kita jalankan kita menjadi pintu-pintu rejeki bagi orang lain. Menjadi bagian senyuman dan kebahagian kehidupan mereka. Menjadi bermanfaat bagi orang lain…

Nah, tunggu apalagi? Ayo berwirausaha..!

(F.F)

About the author: ppti

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.