Selamat Hari Lautan Dunia, Cintai Biota Laut dengan Menjaga dan Melestarikannya

Hari Lautan Dunia atau World Ocean Day diperingati pada tanggal 8 Juni setiap tahunnya. Peringatan Hari Lautan Dunia bertujuan untuk memberikan penghormatan terhadap seluruh laut di dunia beserta ekosistem flora dan fauna yang hidup di laut. Hari Laut Dunia memiliki arti penting untuk mengingatkan seluruh warga dunia terhadap laut sebagai penyedia sumber air, oksigen dan sebagai jalur perdagangan dalam perkembangan ekonomi dunia.

Laut sebagai sumber daya alam potensial harus dilestarikan agar tidak terjadi kerusakan. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut dan pengrusakan hutan bakau merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak. Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut,

1. Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai

Erosi dan Abrasi laut sering terjadi pada daerah pantai yang gundul. Abrasi sendiri diartikan sebagai pengikisan atau penggerusan daratan yang diakibatkan oleh berbagai macam hal diantaranya gelombang. Salah satu cara mencegah abrasi ini yaitu dengan menanam pohon bakau atau reboisasi, sehingga gelombang yang datang kecepatan dan tenaganya bisa di redam oleh tanaman bakau ini. Tanaman bakau (mangrove) juga merupakan tempat bagi berbagai macam biota yang hidup di laut, sehingga keberadaanya sangat penting bagi pelestarian lingkungan wilayah di pantai dan laut.

2. Melarang pengambilan batu karang

Pengambilan batu karang seharusnya dilarang baik yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.

3. Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan

Bahan peledak sangat berbahaya bagi lingkungan biota laut jika digunakan untuk penangkapan ikan. Selain itu penggunaan bahan peledak ini dapat membunuh seluruh ikan di area tangkapan baik yang berukuran kecil maupun besar serta dapat merusak terumbu karang yang menjadi tempat hidup biota laut.

Perlu diingat bahwa terumbu karang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk tumbuh beberapa sentimeter saja. Jika penangkapan ikan menggunakan bahan peledak diteruskan, maka lingkungan laut tersebut akan rusak dan tak akan ada lagi ikan yang bisa hidup di tempat tersebut. Pelarangan penggunaan bahan peledak dinilai sangat penting sebagai bentuk upaya pelestarian dari laut.

4. Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan

Harapan adanya Hari Lautan Dunia ini adalah mengingatkan kita untuk selalu menjaga dan melestarikan biota laut agar tetap lestari sehingga laut tidak akan rusak.(slh)

About the author: ppti

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.